Jumat, 21 Oktober 2011

Tugas

BASIS DATA

1.           Pengertian

Database dan Sistem Database menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Berbagai aktivitas manusia secara tidak langsung berhubungan dengan database ( ex. Bank, reservasi, perpustakaan, supermarket, dll). Contoh interaksi diatas yang disebut sebagai aplikasi database tradisional, dimana hampir semua informasi yang disimpan dan diakses berupa data teks maupun numerik. Saat ini, database multimedia dapat menyimpan data gambar, video dan suara. GIS (Geographic Information System), untuk menyimpan dan menganalisa data peta, data cuaca serta gambar satelit. Data warehouse dan OLAP (On-Line Analytical Processing), adalah sistem yang digunakan pada beberapa perusahaan untuk meng- ekstract dan menganalisa informasi yang berguna, dari database yang besar untuk kepentingan pengambilan keputusan (decision making).

Teknologi Real-time dan active database, digunakan dalam mengontrol proses industri dan manufaktur. Dan hingga saat ini, database masih mencari berbagai teknik yang digunakan pada WWW dalam meningkatkan pencarian informasi (information retrieval) dengan cepat dan tepat, yang dibutuhkan user di internet.

Data merupakan fakta mengenai suatu objek seperti manusia, benda, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang dapat dicatat dan mempunyai arti secara implisit. Data dapat dinyatakan dalam bentuk angka, karakter atau simbol, sehingga bila data dikumpulkan dan saling berhubungan maka dikenal dengan istilah basis data (database) [Ramez2000]. Sedangkan menurut George Tsu-der Chou basis data merupakan kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam aturan yang khusus. Informasi ini adalah data yang telah diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang [Abdul1999]. Menurut Encyclopedia of Computer Science and Engineer, para ilmuwan di bidang informasi menerima definisi standar informasi yaitu data yang digunakan dalam pengambilan keputusan.

Definisi lain dari basis data menurut Fabbri dan Schwab adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan duplikasi data.
Menurut Ramez Elmasri mendefinisikan basis data lebih dibatasi pada arti implisit yang khusus, yaitu :

a.    Basis data merupakan penyajian suatu aspek dari dunia nyata (real world).
b.    Basis data merupakan kumpulan data dari berbagai sumber yang secara logika mempunyai arti implisit. Sehingga data  yang terkumpul secara acak  dan tanpa mempunyai arti, tidak  dapat disebut basis data.
c.    Basis data perlu dirancang, dibangun dan data dikumpulkan untuk suatu tujuan. Basis data dapat digunakan oleh beberapa user dan beberapa aplikasi yang sesuai dengan kepentingan user.

Istilah Basis Data:
  • Lemari arsip
  • Penyimpanan data
Basis Data:
  • Basis: markas/gudang, tempat bersarang/berkumpul
  • Data : representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu obyek (spt, manusia: dosen, mhs, pelanggan,dll; barang: buku, meja; peristiwa, konsep, dsb.), yang direkam baik dalam bentuk angka, huruf, teks, gambar atau suara.
Basis Data: adalah sekumpulan data yang saling ber- relasi.

Definisi Basis Data
Basis Data:
  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
  • Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan (redudansi) data.
  • Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik
Hirarki Data
  • Data diorganisasikan kedalam bentuk elemen data (field), rekaman (record), dan berkas (file). Definisi dari ketiganya adalah sebagai berikut:
  • Elemen data  adalah satuan data  terkecil  yang  tidak  dapat  dipecah  lagi  menjadi  unit  lain  yang bermakna. Misalnya data siswa terdiri dari NIS, Nama, Alamat, Telepon atau Jenis Kelamin.
  • Rekaman merupakan gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Istilah lain dari rekaman adalah baris atau tupel.
  • Berkas adalah himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama.
   3. Sistem Basis Data

Sistem yang terdiri atas sekumpulan tabel data yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS: Database Management System) yang memungkinkan berbagai user dan/atau program lain dapat mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.
Sistem Basis Data (DBMS) :
  • DBMS (Database Management System) : kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database (create, maintain)
  • DBMS mencakup proses:
a.    Defining : database mendefiniskan tipe data, struktur dan batasan (constraint) dari data yang disimpan dalam database.
b.    Manipulating : database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.
c.    Sharing : database dapat diatur untuk dapat sharing multiple user dan program untuk mengakses database secara bersama-sama.
  • Fungsi yang lebih penting dari DBMS adalah proteksi dan maintain database dalam jangka panjang.
-        Proteksi : mengandung system protection yang menangani kondisi malfunction (crash) baik pada hardware ataupun software, juga mengandung security protection yang menangani pengaksesan oleh user terlarang.
-        Maintain : mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.
  • Jadi, Sistem Database : database dan sistem manajemen database-nya (DBMS)
Contoh DBMS:
a.    Dbase
b.    FoxPro
c.    Ingres
d.    Postgresql
e.    MySQL
f.    MS Access
g.    SQL Server
h.    Oracle
i.      DB2, dll

Kelebihan dari DBMS  :

  • Kepraktisan. DBMS menyediakan media penyimpan permanen yang berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan menggunakan kertas.
  • Kecepatan. Komputer dapat mencari dan menampilkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat.
  • Mengurangi kejemuan. Pekerjaan yang berulang-ulang dapat menimbulkan kebosanan bagi manusia, sedangkan mesin tidak merasakannya.
  • Update to date. Informasi yang tersedia selalu berubah dan akurat setiap. [Waliyanto2000]

Kelemahan DBMS :

  • Biaya. Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras yang tepat cukup mahal, termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya manusia yang mengelola basis data tersebut.
  • Sangat  kompleks.  Sistem  basis  data  lebih  kompleks  dibandingkan  dengan  proses  berkas, sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin sulit dalam pemeliharaan data.
  • Resiko data yang terpusat. Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat beresiko  kehilangan data selama proses aplikasi.

3.           Komponen DBMS

Komponen-komponen DBMS (Howe,1991) terdiri dari:
  • Interface, yang didalamnya terdapat bahasa manipulasi data (data manipulation language)
  • Bahasa definisi data (data definition language) untuk skema eksternal, skema konsepsual dan skema internal.
  • Sistem kontrol basis data (Database Control System) yang mengakses basis data karena adanya perintah dari bahasa manipulasi data.
  • Contoh  bahasa  menggunakan  komponen-komponen  tersebut  adalah  SQL  (Structured  Query Language).  
  • SQL merupakan bahasa standar yang digunakan oleh kebanykan aplikasi-aplikasi DBMS.

4.            BAHASA BASIS DATA

1.  Data Definition Language (DDL)
a.  Di gunakan dalam membuat tabel baru, indeks, mengubah tabel, menentukan struktur tabel, dsb.
b.  Hasil dari kompilasi perintah DDL berupa kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus: Kamus Data (Data Dictionary).
c. Data Dictionary: merupakan metadata (superdata), yaitu data yang mendeskripsikan data sesungguhnya. Data dictionary ini akan selalu diakses dalam suatu operasi database sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses.

2.  Data Manipulation Language (DML)
a.    Digunakan dalam memanipulasi dan pengambilan data pada database.
b.    Manipulasi data, dapat mencakup:
·         Pemanggilan data yang tersimpan dalam       database (query)
·         Penyisipan/penambahan data baru ke database      (Insert)
·         Pengubahan data pada database (Update)
·         Penghapusan data dari database (Delete)
c.    Terdapat dua (2) jenis DML:
·         Prosedural
Menghendaki user untuk menspesifikasikan data apa yang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkan data itu.
Contoh : bahasa C/C++, PL/SQL, dsb.
·         Nonprosedural
Menghendaki user untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan, tanpa harus menspesifikasikan bagaimana cara mendapatkan data tersebut.
Contoh : SQL


0 komentar:

Poskan Komentar