Senin, 04 Oktober 2010

Usaha Bakso Bisa Untung hingga 50%

Usaha Bakso Bisa Untung hingga 50%
Bakso adalah makanan yang disukai hampir semua kalangan dan usia. Ada berbagai jenis bakso di pasaran. Mulai dari bakso daerah seperti bakso wonogiri, bakso bakwan Malang, bakso konvensional seperti bakso telur, bakso tahu dan bakso urat, hingga bakso kreati yang semakin bermunculan seperti bakso kepala sapi, bakso rambut gimbal, bakso buah, dan bakso rusuk. Setiap jenis bakso memiliki penggemar masing-masing. Karena itu usaha bakso tetap prospektif ke depannya.
Usaha bakso merupakan bisnis yang menjanjikan. Hal ini karena bakso adalah usaha yang mudah ditiru. Proses pembuatannya tidak sulit dan memperoleh bahan baku. Karena itu ke depan, usaha bakso paling gampang dilakukan, namun keuntungan yang diberikan juga cukup besar.
Memperkenalkan usaha baksojuga tidak membutuhkan promosi khusus. Hanya dengan menghadirkan rasa enak, dijamin pembeli akan datang kembali. Tapi jika kita pemula, pemasangan spanduk dengan warna yang ngejreng didepan lokasi usaha bisa menjadi salah satu cara menarik minat pembeli.
Untuk menghasilkan bakso yang enak, berikut tipsnya :
Daging sapi : pilih daging sapi yang masih segar dan berwarna merah tua segar. Daging yang bagus untuk membuat bakso yaitu bebas dari urat ataupun dari lemak. Bagian sapi yang cocok digunakan yaitu daging sapi bagian paha depan
Pergunakan air es ketika menghaluskan adonan agar suhu adoinan rendah dan adonan tidak matang ketika digiling.
Pergunakan telur ayam sebagai perekat adonan.
Setelah bakso dibentuk, sebaiknya bakso didinginkan dahulu baru dikemas disimpan dalam freezer dengan suhu -10C
Selain bakso yang enak, kunci lezatnya bakso terletak pada kuahnya. Untuk membuat kuah kaldu yang enak dan gurih, hal yang paling diperhatikan adalah penggunaan tulang. Tulang sapi terlebih dahulu dicuci dan direbus selama 20 menit untuk menghilangkan bau amis. Setelah direbus, retakkan tulang sapi dan rebus kembali ke dalam air yang telah mendidih dengan menambahkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, merica, garam dan kemiri. Semua bumbu tersebut digiling halus dan ditumis hingga harum, lalu masukkan ke dalam kuah kaldu. Agar bau amis dari tulang sapi berkurang tambahkan potongan bawang Bombay, daun bawang dan wortel. Sedangkan untuk membuat kuah kaldu makin kuat aromanya, tambahkan knor rasa daging sapi, dan biji pala. Perbandingan untuk membuat kaldu yang gurih yaitu menggunakan 1 kg tulang sapi untuk 3 liter air, didihkan dengan api kecil. Setelah kuah matang, saring dari ampas bumbu ataupun lemak dari tulang. Terakhir, taburkan gorengan bawang putih ke dalam kuah kaldu agar kuah menjadi lebih harum.
Dalam mengatasi kenaikan harga bahan baku, yang perlu dilakukan dengan cara menggunakan alternative produk dengan rasa yang sama. Jika biasanya kita menggunakan daging has dalam, maka kita bisa menggantikannya dengan daging sengkel yang harganya lebih murah. Sehingga kita tidak perlu menurunkan rasa atau menaikkan harga jika terjadi kenaikan harga bahan baku.

1 komentar:

Abimayu Galang mengatakan...

Kalau pakai mesin penggiling daging kualitas dagingnya berubah nggak ya gan? :D

Poskan Komentar